Minggu, 14 Agustus 2011

UML - Contoh Use case

UML (Unified Modelling Language) adalah bahasa untuk menspesifikasikan, memvisualisasikan, serta mengkonstruksi bangunan dasar dari sistem perangkat lunak termasuk didalamnya dengan melibatkan pemodelan aturan-aturan bisnis” menurut Nugroho(2004:105)




Ada beberapa diagram dalam UML, diantaranya
1. use case
2. class diagram
3. statechart diagram
4. sequence diagram
5. collaboration diagram
6. activity diagram
7. component diagram
8. deployment diagram
namun yang kali ini dibahas adalah use case diagram .

Pengertian Use Case Diagram
“Use case adalah deskripsi dari sebuah sistem dari perspektif pengguna. Use case bekerja dengan cara mendeskripsikan tipikal interaksi antar user(pengguna) sebuah sistem dengan sistemnya sendiri melalui sebuah cerita bagaimana sebuah sistem dipakai” menurut  Munawar (2005:64).
Use case diagram menggambarkan fungsionalitas yang diharapkan dari sebuah sistem. Yang ditekankan adalah “apa” yang diperbuat sistem, dan bukan “bagaimana”.
Sebuah use case merepresentasikan sebuah interaksi antara aktor dengan sistem. Use case merupakan sebuah pekerjaan tertentu, misalnya login ke sistem, meng-create sebuah daftar belanja, dan sebagainya. 
Seorang/sebuah aktor adalah sebuah entitas manusia atau mesin yang berinteraksi dengan sistem untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan tertentu. Use case diagram dapat sangat membantu apabila kita sedang menyusun requirement sebuah sistem, mengkomunikasikan rancangan dengan clien, dan merancang test case untuk semua feature yang ada pada sistem.
Simbol Use case 
1. Actor adalah sebuah peran yang bisa dimainkan oleh pengguna dalam interaksinya dengan sistem
2. Usecase yaitu abstraksi dari interaksi antara sistem dan actor  
3. Use yaitu untuk menghubungkan actor dan usecase atau actor dengan actor.
 
Setiap use case harus dideskripsikan dalam dokumen yang disebut dengan dokumen flow of event. Dokumen ini mendefinisikan apa yang harus dilakukan oleh sistem ketika actor mengaktifkan use case. Struktur dari dokumen use case ini bisa bermacam-macam, tetapi umumnya deskripsi ini paling tidak harus mengandung
a.Brief Description (deskripsi singkat)
b.Actor yang terlibat
c.Precondition yang penting bagi use case untuk memulai
d.Deskripsi rinci dari aliran kejadian yang mencakup Main Flow dari kejadian ini bisa dirinci 

   lagi menjadi sub flow dan alternative flow.
e.Postcondition yang menjelaskan state dari sistem setelah use case berakhir. 

 


Studi kasus: Login ke suatu sistem
 Scenario : Langkah-langkah yang menerangkan suatu kejadian antara pengguna dengan sistem.

Skenario login ke suatu sistem: 
=============================================

Aktor(Pakar)
1. login dengan mengetikkan username dan password 
=============================================
Sistem
1. Verifikasi data user (dalam hal ini pakar) 
2. Jika username dan password sesuai dengan yg ada didatabase, maka user diperbolehkan oleh sistem ke menu utama pakar (ruang pakar)
==============================================

maka dari skenartio tersebut dapat digambarkan use case nya sebagai berikut: 



Penjelasan: 
Pakar melakukan input login(disini tdk disebutkan sbg form, krn aktivitasnya yg disebutkan), kemudian data tersebut dicek pada database (men-include/ mengambil data pakar yang sudah ada dan mencocokkan dengan data yg diinput). Kemudian jika data tersebut cocok maka ada perluasan(extend) menu utama pakar, dimana syarat sebelumnya telah terpenuhi.


Use case Login
a. Brief Description: Use case ini memungkinkan seorang pakar dapat masuk ke halaman 
    menu utama pakar untuk  memilih menu yang ada di website.
b. Actor  : pakar.
c. Precondition: Pakar harus login terlebih dahulu agar dapat mengakses halaman menu 
    utama website.
d. Main Flow    : Diawali dengan melakukan login dengan menginputkan username dan 
    password  dan selanjutnya pakar dapat mengakses halaman menu utama website.
e. Alternatif Flow: -
f. Postcondition  : jka pakar berhasil login maka akan masuk ke halaman menu utama  
    website.


Mungkin ini sedikit yang bisa di share, jika ada kekurangan bisa berikan comment

6 komentar:

Anonim mengatakan...

Masih bingung dengan include dan extend nya

Thank you for ur comment... by Razbie
Rudy mengatakan...

Terima Kasih banyak :D
jadi paham. sip :D

Thank you for ur comment... by Razbie
Nuraeni mengatakan...

jelasin tentang include & extendny dunk?klo udh login trus masuk ke mnu pakar itu msukny extend bukan? kan menu pakar dipicu dr login....atw gmn c,bingung eum?

Thank you for ur comment... by Razbie
Eef Blog mengatakan...

Terimak kasih tutorialnya,,, sangat membantu,,,

Thank you for ur comment... by Razbie
Anonim mengatakan...

tidak berbobot,,,

by UI DOZen

Thank you for ur comment... by Razbie
solihin amik mengatakan...

mass, kalo untuk class diagram, activity ada tidak mas?

Thank you for ur comment... by Razbie

Poskan Komentar